1
Rg Bagus Warsono
Mushola kecil di kampung gelatik
kini penuh sesak
ramadhan membludak
toa kecil lantang adzan
dan beduk menggetar
sesak berhimpit dirumahMu
namun khusuk sholat
hanya suara toa kecil bercampur nafas jamaah
18-6-2015
2
Rg Bagus Warsono
Tiga orang dalam satu sajadah
dinginnya dinihari
surau kecil di sudut pemukiman
yang diberi jatah satu kapling
kami sujud mengikuti imam tua
tiga orang dalam satu sajadah
malam dingin disurau
bertahan menyangga tiangMu
Indramayu, Juni 2015
3
Rg Bagus Warsono
Kubah pesegi dengan memolo alumunium
di atas bukit tampak dari jalan raya menuju kotamu
dua kubah anakan tampa memolo
dikerumuni rindangan pohon-pohon
Ingin segera samapai
bersama mengecat pintu
melabur kapur tembok putihmu
agar tampak dari jalan di atas bukit
masjid jami desa
dengan tiang jati
menyangga kubah pesegi
tangan pemuda santri
di depan menjagamu
Indramayu, Juni 2015
4
Rg Bagus Warsono
Buruh pengrajin di plered cirebon sahurmu lahap
setelah tarawih di pleret tengah tani cirebon
mereka datang pada majikan
para pengrajin segala makanan
bungkus, kupas, cuci,jahit, ikat
sampai pekakas tradisional
disentra jepangnya cirebon
majikan yang baik
ramadhan yang penuh rezeki
gratis makan sahurmu
keringat malam dalam panasnya neon
bercampur tadharus malam
dan ketika mushola mengingatkan sahur
serta musik klasik berkeliling
majikan menyedikan makan buruhnya
piring berjajar
dengan sayur, sambal dan gesek ikan
makanmu lahap menyambut imsyak.
cirebon, 22-6-15
5
Rg Bagus Warsono
Asap empal gentong
di tengah tani pleret cirebon
sampai pagi
dan kulit telinga sapi
lontong habis berganti nasi
sibuknya tukang parkir
berjajar memenuhi rumah kuliner
apimu memanggil ibu malas
asapmu menyegarkan mata berkunang
menggugah selera
sahur dimana saja
makan apa saja
asap empal membawa aroma
di gentongmu penuh rupiah
rejeki ternyata ada membagi
siapa mau menghirup asap
empal gentong tengah tani pleret cirebon
dawuan 22-6-15
6
Rg Bagus Warsono
Kunanti tajilmu
sejak bagda duhur
anak-anak memenuhi surau kecil
canda guyon mereka
sampai kopiah menutupi wajah
bunyi perut lapar
dan nafas mulut dari sarungnya
meringkuk bergelimpangan
hingga ashar bercuci muka
dan makin banyaklah anak-anak itu
di surau kecil nan asri
mereka menghitung berapa banyak kiriman
makanan kecil berbuka
ketika ibu-ibu membawa nampan ke surau
bertambah yakin kebagian
dan marbot membungkus kecil tajil
mengitung berapa banyak jamaah
hanya tajil kecil
berarti bagi anak-anak
ibu-ibu kunanti tajilmu
agar suraumu ramai.
Rg Bagus Warsono, 23-6-2015
7
Rg Bagus Warsono
Panjangkan RamadhanMu
Di sebuah lampu merah
silang jalan Waiki
pemuda pemudi membagi makanan kecil
batalkan puasamu di magrib nanti
indah nian dunia di kotaku kecil ini
Di balik bak sampah
jalan pasar Tanjungpura
pengemis tua menghitung receh
semoga besok demikian ini
begitu baik penduduk Indramayu
Di sebuah perumahan
rumah para pejabat negeri
keluar dari komplek itu kaum peminta sedekah
katanya, komplek perumahan dermawan.
Di pertokoan Amad Yani,
Kaleng receh tersedia
tak ada tulisan "pengamen khusus hari jumat"
tak ada lambaian kata maaf menolak
mereka mengulurkan tangan pada pengamen jalanan
Di sebuah rumah
istri marbot masjid RW
setiap hari
makanan, beras, uang ada saja yang memberi suami
katanya panjangkan RamadhanMu !
(rg bagus warsono, 23-6-15)
8
Rg Bagus Warsono
Damai di buah hati terpejam
hampa peluk bantal
kemarin esok sama tahu apa
hanya hari di masanya
harap senang masamu kecil
Indramayu, Juni 2015
9
Rg Bagus Warsono
Di wajah terpejam istri
ada harap sesak
dan kerut klasik hari hari
penuh tanya kapan
namun ikhlas ia terpejam
sehingga tak terbaca
hanya karena kewajiban diri
di wajah terpejam
sedih melihat kapan
hanya menunggu
pagi gembira kapan
Indramayu, Juni 2015
10
Rg Bagus Warsono
Kuganti sampulku
bukan karena robek
atau kusam keringat telapak
wajah baru hati baru
orang baru yang tak asing
baru kemarin hanya sampul
menutupi isi yang makin lapuk
Indramayu, Juni 2015
11
Rg Bagus Warsono
Selera mimpi indahmu
Tersenyum adik dari petiduran
rupanya mimpi menyenangkan
sahurmu malam
selera mimpi indahmu
dan teh manis penutup makan
malam ini tumben
menyenangkan
orang lain
Indramayu, Juli 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar